3 Nov 2014

Tekhnologi untuk Mendisiplinkan Pengguna Lalu Lintas

Implementasi Teknologi untuk Mendisiplinkan Pengguna Lalu Lintas Ketertiban berlalu lintas menjadi idaman bagi semua pengguna jalan ray... thumbnail 1 summary
Implementasi Teknologi untuk Mendisiplinkan Pengguna Lalu Lintas


Ketertiban berlalu lintas menjadi idaman bagi semua pengguna jalan raya, baik itu dari pengemudi Mobil, pengedara Sepeda Motor bahkan para pejalan kaki juga mengharapkan kesadaran dari pemakai jalan raya berlaku tertib dan saling menghargai dalam berlalu lisntas di jalanan umum.

Tak Jarang kecelakaan yang terjadi di jalan raya merupakan kelalaian yang di akibatkan karena kurang disiplin nya pengguna jalan raya dalam berlalu lintas. Kebiasaan ini sering kita lihat mulai dari pelanggaran Rambu-rambu lalu lintas, tidak memperhatikan nya marka jalan bahkan lebih parahnya lagi kecelakaan yang di akibatkan oleh ulah ugal-ugalan dari para pengemudi.

Sensor yang diletakkan pada persimpangan yang memiliki lampu lalu lintas, merupakan sebuah tekhnologi yang berguna dalam membantu aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan yang di perlukan demi kenyamanan berlalu lintas bersama.

Berikut artikel yang saya kutip dari Dishubkomintel Aceh tentang "Penerapan Teknologi untuk Mendisiplinkan Pengguna Lalu Lintas"

Pemerintah memiliki tujuan untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, cepat, lancar, tertib dan teratur, nyaman dan efisien melalui manajemen lalu lintas dan rekayasa lalu lintas. Lalulintas yang diatur yaitu gerak kendaraan dan orang serta prasarana yang diperuntukkan untuk gerak pindah kendaraan, orang dan/atau barang yang berupa jalan dan fasilitas pendukung. Tata cara berlalu lintas juga diatur berupa arah lalulintas, prioritas menggunakan jalan, lajur lalu lintas, jalur lalu lintas dan pengendalian arus dipersimpangan.

Di Aceh khususnya Kota Banda Aceh, kesadaran dalam mentaati peraturan lalu lintas masih sangat rendah. Pada persimpangan dimana terdapat lampu lalu lintas, masih banyak kendaraan terutama kendaran roda dua yang menerobos walaupun lampu berwarna merah masih menyala. Pemasangan counting down yang bertujuan agar kendaraan dapat memperkirakan waktu untuk berjalan malah digunakan untuk menerobos dengan melihat sisa waktu yang mendekati lampu hijau menyala. Perilaku ini tentu bukan karena pengendara tidak tahu aturan berlalu lintas namun kesadaran untuk disiplin tidak dimiliki. Pengendara yang tidak disiplin selalu tetap menerobos walaupun pada beberapa persimpangan di Kota Banda Aceh telah tertulis larangan menerobos lampu merah dan terdapat himbauan audio untuk disiplin berlalu lintas namun tetap tidak diperdulikan.

Untuk menertibkan pengendara lalu lintas maka perlu penegakan hukum yang tegas bagi para pelanggar lalu lintas dipersimpangan, keberadaan aparatur di setiap persimpangan menjadi syarat agar dapat menindak para pelaku pelanggaran lalu lintas. Para pengendara kendaraan yang tidak disiplin akan mematuhi aturan lalu lintas bukan karena keberadaan lampu lalu lintas itu sendiri namun lebih karena keberadaan aparat dilokasi. Untuk menempatkan aparat disemua titik persimpangan tentu akan membutuhkan sumber daya manusia serta biaya yang tidak sedikit karena jumlah persimpangan yang banyak. Untuk mengatasinya maka kehadiran teknologi sangat dibutuhkan untuk mengawasi dan mendokumentasi para pelanggar lampu lalu lintas untuk ditindak kemudian.

Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah sensor yang diletakkan pada persimpangan yang memiliki lampu lalu lintas. Prinsipnya adalah meletakkan kamera digital dengan resolusi yang memadai untuk memotret kendaraan yang sedang bergerak pada saat lampu merah masih menyala. Teknologi ini dapat menggunakan sistem laser atau inframerah yang menghubungkan titik pada kedua sisi jalan yang dilalui oleh kendaraan. Jika lampu merah masih menyala namun kendaraan telah bergerak maka akan memotong sinar laser atau infra merah sebagai pemicu bagi kamera untuk melakukan pemotretan pada titik pelanggaran pada kendaraan. Kamera akan memotret beberapa kali seperti mode sport jika pada kamera digital untuk menangkap identitas kendaraan. Data tersebut akan terekam pada server dan dapat digunakan oleh aparat untuk melakukan penindakan hukum sesuai aturan yang berlaku. Penerapan teknologi seperti ini tentu akan membuat para pelaku pelanggaran lalu lintas menjadi jera dan membuat lalu lintas menjadi lebih nyaman. 

No comments

Post a Comment