18 Feb 2012

My Space, Terintegrasi dengan Facebook dan Twitter

Chief Operating Officer (COO) MySpace, Chris Vanderhook mengatakan bahwa jejaring sosial MySpace tumbuh dengan 1 juta anggota baru dalam du... thumbnail 1 summary
Chief Operating Officer (COO) MySpace, Chris Vanderhook mengatakan bahwa jejaring sosial MySpace tumbuh dengan 1 juta anggota baru dalam dua bulan terakhir. Hal ini terjadi setelah Myspace diintegrasikan dengan Facebook dan Twitter, yang dulunya merupakan kompetitor berat.

Kini, MySpace menyebut dirinya sebagai pemain yang fokus di bidang musik. MySpace tidak ingin bersaing lagi dengan Facebook sebagai jejaring sosial, tetapi bersaing dengan website lain, seperti Spotify.

MySpace, yang memulai jejaring sosial yang memungkinkan anggota berbagi kegemaran mereka akan musik pop dan rock, mengalami penurunan sejak Facebook hadir. Pengguna MySpace pernah mencapai puncaknya tahun 2008 dengan 73,6 juta pengguna, tetapi menyusut ke angka 30 juta di tahun-tahun selanjutnya.

Rupert Murdoch, pemimpin dan Chief Executive News Corporation yang membeli MySpace tahun 2005 seharga 580 juta dollar AS mengaku kesulitan dalam mengurusi MySpace. Ia mengatakan telah mengambil keputusan yang salah dengan membeli MySpace satu tahun sebelum Facebook diluncurkan.

Murdoch pun "curhat" di akun twitter-nya mengenai pengalamannya membangun MySpace dalam enam tahun yang sulit. Murdoch juga menceritakan bahwa akhirnya ia memutuskan untuk menjual MySpace seharga 35 juta dollar AS kepada perusahaan Specific Media dan Justin Timberlake tahun lalu.

Dalam enam tahun terakhir, Murdoch berjuang keras untuk berkompetisi dengan Facebook dan berusaha meraih pendapatan iklan dengan meluncurkan versi baru situs berulang kali. Ternyata, integrasi dengan Facebook dan Twitter malah menjadi solusi yang efektif tanpa terduga.

No comments

Post a Comment