10 Aug 2011

Koruptor Berjamaah

Negara yang sedang berkembang tak pernah lepas dari kehidupan para negarawan yang korup. Indonesia sebuah negara yang sedang berkembang memi... thumbnail 1 summary
Negara yang sedang berkembang tak pernah lepas dari kehidupan para negarawan yang korup. Indonesia sebuah negara yang sedang berkembang memiliki permasalan yang sama dan Patut di banggakan dalam masalah Korupsi dengan nama yang jauh lebih indah dan begitu agung yang menjadi kebanggan orang-orang yang bermuka tebal dan berkantong tebal, yaitu KKN. KKN, Korupsi Kolusi dan Nepotisme, merupakan masalah sosial terbesar yang hidup dan berkembang biak sangat cepat di kalangan birokrat kita. Penyakit yang menjamur bak kanker yang sudah sangat serius ini tidak hanya diderita oleh para birokrat yang memiliki jabatan besar, bahkan para birokrat yang baru mendapat jabatan kecil pun sudah menderita penyakit kronis ini.
Sebuah dilema buat negara ini, dimana Pembersihan para koruptor semakin di dengungkan semakin pula koruptor ini merajalela seiring dengan kampanye tersebut, bahkan para maling juga ikutan teriak maling. Gayus tambunan sebuah pelajaran besar buat negeri ini, kini kasus Nazarudin juga sebuah tamparan keras kembali buat bangsa ini.
Ternyata Indonesia boleh berbangga hati dengan mendapat prediket Negara terkorup di dunia. Memang begitu susah untuk membasmi para koruptor dinegeri ini, dimana Darah koruptor ini sudah mendarah daging bagi para birokrat kita walau masih ada yang bersih dari jiwa koruptor. 
Beberapa kasus yang lalu memang menjadi sebuah pelajaran buat bapak-bapak KPK kita, dengan tertangkapnya Nazarudin semoga semakin serius untuk menangani kasus Korupsi berjamaah dinegeri. Susah memang untuk membongkar para koruptor berjamaah jauh lebih susah dari membongkar koruptor perseorangan karena akan melibatkan dari jenjang yang paling rendah ke jenjang yang lebih tinggi. KPK memegang peranan besar untuk membongkar kasus koruptor berjamaah ini. Semoga sukses dalam melaksanakan tugas KPK dan tak ada unsur KPK yang terlibat dalam lingkaran Koruptor berjamaah.

No comments

Post a Comment